Ubaya Student Basketball Association (USBA) Coaching Clinic SMAK St. Augustinus


  • 03-12-2018
  • Fadjar Efendy Rasjid

Tepatnya Jumat, 23 November 2018, Ubaya Student Basketball Association(USBA) gelar Coaching Clinic di SMAK St. Augustinus Kediri. Pukul 4 pagi bertolak ke kota tahu ini. Dinginnya pagi hari tidak menyurutkan semangat mereka untuk memberi Coaching Clinic kepada tim Basket SMAK St. Augustinus. Coaching Clinicini adalah acara yang diadakan ketiga kalinya sejak pertama kali program ini digelar oleh Direktorat Marketing and Public Relations. “Kegiatan ini untuk menambah teknik permainan basket para pemain SMAK St. Augustinus yang kemarin sempat menjuarai Piala Walikota, sekaligus mempererat hubungan dengan Ubaya,” tutur Agung Prabowo, S.Si., selaku Wakasek urusan Kurikulum.

Dengan beranggotakan 6 orang pemain yang berpengalaman di dunia perbasketan yakni: Kenny Robert (Champion Honda DBL East Java Series 2017), Herry Wijaya (Champion Honda DBL Bali Series 2016 & 2017), Calvin Piero (Perwakilan Jatim pada Kejurnas 2014-2017), Jesselyn Rasali (Tim FIBA U-16 dan U-18), Nikita Ferliana (Timnas PON 2016 mewakili Jabar), dan Jovita Elizabeth Simon (Juara 1 FIBA 3x3 International U23); USBA memberi beberapa masukan kepada tim Basket Lelaki dari SMAK St. Augustinus. Acara disambut dengan antusiasme yang tinggi dari siswa SMAK St. Augustinus, terbukti dari banyaknya siswa yang menyaksikan acara coaching clinic tersebut.

“Acaranya seru, bisa kenal dengan orang orang dengan prestasi basket yang tinggi di Universitas Surabaya. Terlebih lagi acara coaching clinic ini mampu menambah wawasan sehingga memperbesar kemungkinan menang kami di turnamen berikutnya,” ungkap Imanuel Marcelino, salah satu tim Basket Putra bernomor punggung 15 ini. Selain Ima (panggilan akrab dari Imanuel), banyak sekali siswa siswi yang memanfaatkan kesempatan ini dengan baik, terbukti dari banyaknya pertanyaan dan siswa/siswi yang berdiskusi langsung dengan tim USBA. CoachSinyo—panggilan akrab untuk Pelatih tim basket Putra SMAK St. Augustinus—pun juga ikut bertanding ketika tim SMAK St. Augustinus ini bertanding melawan tim dari Ubaya.

“Sudah 4 kali ikut Coaching Clinic,seru banget. Bisa sharing ketemu orang-orang baru dan bakat-bakat baru,” ungkap Jovita Elizabeth, mahasiswi Ubaya sekaligus pemain Surabaya Fever ini. Ia menuturkan keceriaannya melihat antusiasme peserta yang ada di SMAK St. Augustinus ini. Keceriaan peserta pun membuat Jovita ikut mempraktekkan beberapa gerakan meskipun dirinya masih berstatus pemulihan pasca operasi ACL di pertengahan tahun 2018 ini. Keceriaan ini tersalur kepada Coach lainnya. Kenny Robert, Herry Wijaya, Calvin Piero pun tampak dikerubungi oleh siswi-siswi yang mengajak foto bersama, sebaliknya—Jesslyn Rasali dan Nikita Ferliana pun dikerubungi oleh siswa-siswa yang juga mengajak foto bersama.

Di akhir acara, tampak wajah sedih dari siswa/siswi yang harus berpisah dengan idola basketnya. Masing-masing siswa/siswi tampak berusaha untuk mengabadikan momen ini dengan mengajak foto Coach idolanya masing-masing. Beberapa pun terlihat bertukar kontak media sosial untuk terus berjejaring, dan beberapa pun mengucapkan terima kasihnya dengan bersalam-salaman dengan Coach. “Intinya sih jangan mudah menyerah. Kerja keras dalam segala hal, jangan lupa basket dan akademik harus berimbang. Jangan lupa minta berkat sama Tuhan dan sama orang tua juga ya!” tutup Jovita kepada tim basket Putra. (sml)

Update: 03-12-2018 | Dibaca 74 kali | Download versi pdf: Ubaya-Student-Basketball-Association--USBA--Coaching-Clinic-SMAK-St--Augustinus.pdf